Mode Privasi

Buka di CMS

Mode privasi membuat isi percakapan organization tidak bisa dibaca setelah jendela waktu tertentu โ€” bukan sekadar disembunyikan dari laporan, tapi benar-benar hilang. Setelah kedaluwarsa, tidak ada yang bisa membacanya lagi: bukan kontributor, bukan Admin, bukan Owner, bahkan bukan tim platform Qlar sendiri.

Fitur ini off secara default. Mengaktifkannya hanya melindungi pesan yang dikirim sejak saat itu โ€” tidak berlaku surut.


Yang dilakukan mode privasi

Selama aktif:

  • Setiap pesan baru dienkripsi begitu disimpan.
  • Pesan tetap bisa dibaca selama jendela retensi, yang di-reset setiap kali ada pesan baru masuk ke percakapan itu.
  • Seberapa pun panjangnya percakapan berlangsung, konten yang lebih tua dari hard cap tetap dihapus.
  • Begitu jendela sebuah pesan berakhir, kontennya diganti dengan placeholder di mana pun ia muncul. Ini tidak bisa dibatalkan โ€” tidak ada cara memulihkannya, oleh siapa pun.

Model mentalnya: anggap seperti catatan yang menghancurkan diri sendiri, bukan kunci yang bisa dipegang seseorang. Tidak ada master key โ€” bukan oleh Owner organization Anda, bukan oleh tim support atau engineering Qlar.


Tempat menemukannya

Buka halaman Organization โ†’ klik organization Anda โ†’ buka tab Privacy.


Mengaktifkannya

PengaturanYang dikontrolRentangDefault
Retention (hours)Berapa lama percakapan tetap bisa dibaca setelah pesan terakhirnya. Setiap pesan baru mendorong batas ini lebih jauh.1โ€“16824
Hard cap (days)Batas mutlak, dihitung sejak pesan pertama yang terlindungi โ€” konten dihapus di titik ini walau percakapan masih aktif.1โ€“307

Atur retention dan hard cap yang diinginkan, lalu nyalakan Privacy mode enabled dan klik Save privacy settings. Dialog konfirmasi, Turn on privacy mode?, akan meminta Anda mengonfirmasi sebelum berlaku โ€” klik Turn on.

Siapa yang bisa mengelola ini? Hanya Owner dan Admin.


Yang berubah saat aktif

  • Staff organization, termasuk Owner dan Admin, tidak pernah bisa membaca isi percakapan. Transkrip dan conversation analysis tidak menampilkan konten.
  • Personalization (apa yang diingat agent tentang orang) tidak disimpan.
  • Query logging untuk plugin SQL DB Reader dimatikan.
  • Mengirim canvas ke WhatsApp saat voice call dimatikan.
  • Statistik tetap disimpan: jumlah pesan, token, channel, waktu, dan user ID.

Masing-masing dijelaskan di halamannya sendiri โ€” lihat Halaman terkait di bawah.


Menjaga sinkronisasi dengan layanan percakapan

Pengaturan Anda disimpan di halaman Organization, tapi ada layanan terpisah โ€” yang benar-benar menjalankan percakapan agent Anda โ€” yang harus menerima dan menegakkannya. Tab Privacy menampilkan status banner supaya Anda bisa memastikan keduanya selaras:

BannerArtinya
Conversation service: up to datePengaturan aktif dan sedang ditegakkan.
Conversation service has not received the latest settingPenegakan tertinggal. Klik Resend.
Could not check the conversation serviceStatusnya sendiri tidak bisa dicek; coba lagi sesaat lagi.

Jika Anda baru saja mengubah pengaturan dan banner belum menyusul, tunggu beberapa detik dan refresh sebelum klik Resend.


Mematikannya

Mematikan mode privasi menghentikan perlindungan untuk pesan baru. Ini tidak memulihkan apa pun:

Peringatan: pesan yang sudah terlindungi tetap menghitung mundur dan tetap kedaluwarsa sesuai jadwal, baik mode privasi sedang on maupun off saat itu. Mematikan lalu menyalakan lagi tidak pernah mengembalikan konten yang sudah dihapus.


Bedanya dengan Conversation history access

Mengelola Akses Agent punya switch Conversation history di tiap kartu kontributor. Switch itu menentukan kontributor mana yang boleh membuka transkrip โ€” percakapannya sendiri tetap tersimpan utuh, dan Owner atau Admin selalu bisa membacanya.

Mode privasi adalah kontrol yang berbeda jenisnya:

  • Berlaku untuk seluruh organization, bukan per kontributor.
  • Tidak menentukan siapa yang boleh membaca โ€” ia membuat kontennya benar-benar tidak bisa dibaca oleh siapa pun, permanen, setelah jendelanya berakhir.
  • Berlaku bahkan terhadap Owner dan Admin, yang biasanya dikecualikan dari setiap permission akses lain.

Keduanya independen dan bisa berlaku bersamaan pada percakapan yang sama: kontributor dengan Conversation history menyala tetap bisa membuka transkrip sampai jendela retensi mode privasi menutupnya untuk selamanya.


Contoh kasus

Klinik Sehat menangani pertanyaan pasien soal resep lewat sebuah agent. Beberapa pasien menyebut gejala dan detail obat yang tidak ingin mereka simpan di sistem selamanya.

Dina, seorang Owner, menyalakan mode privasi dengan retention 24 jam dan hard cap 7 hari. Seorang pasien mengobrol dengan agent selama tiga hari, bertanya lagi tiap harinya โ€” jendela retensi ter-reset tiap kali, jadi percakapan tetap terbuka agar support bisa terus membantu. Pada hari ke-7, hard cap berlaku terlepas dari itu, dan seluruh isi percakapan diganti placeholder. Jika ada yang membuka percakapan itu sesudahnya โ€” staff support, Dina sendiri, atau tim Qlar sekalipun โ€” tidak ada lagi yang tersisa untuk dibaca.


  • Mengelola Akses Agent โ€” permission per-kontributor yang menentukan siapa boleh membuka transkrip, terlepas dari mode privasi
  • Personalization โ€” apa yang diingat agent tentang orang, dan kenapa mode privasi mematikannya
  • SQL Database Reader โ€” Usage Logs โ€” query logging yang dimatikan oleh mode privasi
  • Escalation โ€” perilaku ringkasan escalation dan supervisor console saat mode privasi aktif
  • Voice โ€” kenapa berbagi canvas ke WhatsApp dimatikan saat voice call