Automation
Automation memungkinkan pengguna agent Anda meminta agent mengerjakan sesuatu di kemudian hari, secara otomatis, tanpa harus membuka percakapan lagi. Seseorang cukup berkata "Setiap pagi jam 8 cek SLA seluruh cabang. Kalau ada yang di bawah 80%, cari tahu penyebabnya dan kirim hasilnya ke WhatsApp saya" โ dan sejak itu agent melakukannya persis seperti itu, setiap hari, di latar belakang.
Tidak ada yang perlu belajar cron expression, queue, atau workflow builder. Conversation adalah antarmukanya; Automation adalah eksekusi yang persisten.
Modelnya dalam satu baris
Setiap automation mengikuti empat langkah yang sama:
Trigger โ Condition โ Task โ Action
| Langkah | Menjawab | Contoh |
|---|---|---|
| Trigger | Kapan dievaluasi? | Setiap hari jam 08:00 (Asia/Jakarta) |
| Condition | Perlu dilanjutkan? (opsional) | SLA di bawah 80% |
| Task | Pekerjaan apa yang dilakukan agent? | Menganalisis SLA dan mencari kemungkinan penyebabnya |
| Action | Apa yang dilakukan dengan hasilnya? | Mengirim pesan WhatsApp ke 0812โฆ |
Task berjalan dalam konteks agent Anda sendiri โ dengan konfigurasi, skill, dan akses data milik agent โ dan tidak pernah dengan permission lebih besar daripada yang sudah dimiliki orang yang membuat automation tersebut.
Siapa melakukan apa
Ada dua kelompok orang yang terlibat, di dua tempat yang berbeda:
| Siapa | Di mana | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| User agent Anda | Chat itu sendiri, dan halaman Automations di QA-Web | Membuat automation dengan berbicara ke agent, lalu melihat, mengedit, pause, resume, run now, melihat history, dan menghapus automation miliknya sendiri. |
| Anda โ Owner atau Contributor agent | Grup Automations di sidebar CMS | Menentukan apakah user boleh mengotomatiskan sesuatu dan dalam batasan apa (Policy), serta memantau atau mengelola apa yang mereka buat (Monitor). |
Anda mengelola; Anda tidak menuliskan automation user untuk mereka. Apa yang dilakukan sebuah automation tetap menjadi urusan orang yang memintanya.
Di mana letaknya di CMS
Buka sidebar agent Anda. Di antara Channels dan Simulation ada grup Automations dengan dua halaman:
| Halaman | Untuk apa | Panduan |
|---|---|---|
| Policy | Saklar utama dan semua batasan: apa yang boleh diotomatiskan user, berapa banyak, seberapa sering, dan apa yang boleh mereka lakukan dengan automation miliknya sendiri. Mati secara default. | Mengatur Automation Policy |
| Monitor | Tampilan governance atas semua automation yang dibuat user di agent ini, lengkap dengan run history dan pause / resume / disable / delete. | Memantau & Mengelola |
Dalam bagian ini
| Panduan | Yang akan Anda pelajari |
|---|---|
| Cara Kerja Automation | Perjalanan sebuah automation: pembuatan, penjadwalan, sebuah run, hasilnya, dan status di antaranya. |
| Mengatur Automation Policy | Mengaktifkan Automation dan memilih batasannya. |
| Membuat Automation | Apa yang dikatakan user, apa yang ditampilkan agent, dan cara mengonfirmasi โ termasuk jadwal, condition, dan action. |
| Mengelola Automation Anda | Tampilan milik user: halaman Automations, notifikasi, dan kontrol pada setiap automation. |
| Memantau & Mengelola | Monitor di CMS, permission contributor, dan bagaimana Privacy Mode mengubah apa yang bisa Anda lihat. |
| Troubleshooting Run | Kenapa sebuah run dilewati, gagal, atau automation berhenti โ dan apa yang perlu dilakukan. |
Sebelum Anda mulai
- User harus sudah login. Automation milik seorang pribadi, jadi hanya bisa dibuat dan dikelola oleh orang yang sudah login. Visitor, CMS preview, group chat, dan panggilan agent-to-agent tidak pernah mendapat Automation.
- Mati sampai Anda menyalakannya. Sebelum Anda mengaktifkannya di halaman Policy, agent tidak menawarkan Automation dan tidak ada yang melihat entri Automations di chat.
- Setiap run memakai credit. Sebuah run adalah satu giliran nyata agent Anda, ditagih seperti conversation biasa. Halaman Policy punya batasan untuk menjaga biayanya tetap terprediksi.