Mengatur Automation Policy

Buka di CMS

Halaman Policy menentukan apakah user agent Anda boleh membuat automation sama sekali, dan dalam batasan apa. Di sinilah Anda menjaga Automation tetap terprediksi: berapa banyak automation yang boleh dimiliki seseorang, seberapa sering berjalan, dan berapa biayanya.

Buka Automations โ†’ Policy di sidebar kiri.

Tentukan apakah user agent ini boleh membuat automation โ€” task yang dijalankan agent sesuai jadwal untuk mereka โ€” dan dalam batasan apa. Perubahan yang disimpan langsung berlaku, tanpa perlu publish agent.


Aktifkan

Kartu pertama berisi saklar utama: Let users create automations on this agent.

KondisiYang terjadi
Off (default)Agent tidak menawarkan automation, dan user tidak melihat entri Automations di chat. Automation yang sudah ada dilewati saat jatuh tempo โ€” tidak ada yang dihapus. User tetap bisa pause atau menghapus milik mereka.
OnUser bisa meminta agent menjalankan task sesuai jadwal dan mengirim hasilnya sebagai conversation baru atau pesan WhatsApp.

Mematikannya adalah cara aman untuk menghentikan semuanya sekaligus: automation tetap ada, dan berjalan lagi di hari Anda menyalakannya kembali.

Perubahan yang disimpan berlaku segera โ€” tidak perlu publish agent. Di bagian bawah halaman, sebuah baris status memberi tahu apakah layanan conversation sudah menerima policy terbaru. Jika tertulis belum, tekan Resend.


Apa yang boleh diotomatiskan user

SettingFungsinya
Allowed TriggersJenis trigger yang diizinkan. Saat ini hanya Time (schedules) yang tersedia; event trigger belum tersedia.
Minimum Interval (minutes)Jarak terpendek yang diizinkan antara dua run dari automation yang sama, 5 sampai 10080 (satu minggu). Default 15.
Allowed ActionsCara hasil sampai ke user: Create conversation dan/atau Send WhatsApp message. Minimal satu harus tetap diizinkan.
Maximum WhatsApp Messages per DayUntuk seluruh user agent ini bersama-sama, 1 sampai 5000. Default 100. Ini melindungi nomor WhatsApp bersama dari pemblokiran, dan hanya berlaku selama WhatsApp menjadi action yang diizinkan.

Pesan WhatsApp dikirim ke nomor yang diberikan user, dari nomor bersama milik platform.

Batasan per user

SettingFungsinya
Maximum Active AutomationsBerapa banyak yang bisa berjalan bersamaan untuk satu user, 1 sampai 100. Default 10. Menurunkannya mem-pause automation terbaru yang melebihi batas baru; yang paling lama tetap berjalan.
Maximum Total AutomationsActive dan paused digabung, hingga 200. Default 20. Tidak boleh lebih rendah dari jumlah yang aktif. Automation yang sudah finished tidak dihitung.
Maximum Runs per User per DaySemua automation satu user di agent ini digabung, 1 sampai 1000. Default 100. Setiap run memakai credit.
Maximum Runs per AutomationBerapa kali satu automation boleh berjalan sebelum finished. 0 berarti tanpa batas. Hingga 100000.

Running

SettingFungsinya
Run Timeout (seconds)Berapa lama satu run boleh berjalan, 60 sampai 900. Default 300.
History Retention (days)Berapa lama run history disimpan, 1 sampai 365. Default 30.
Maximum RetriesPercobaan ulang setelah kegagalan sementara, 0 sampai 5. Default 2. Pesan WhatsApp tidak pernah terkirim dua kali.
Retry Interval (minutes)Jeda sebelum percobaan ulang, 1 sampai 1440. Default 5.

Apa yang Boleh Dilakukan User

Enam saklar, semuanya on secara default, menentukan apa yang boleh dilakukan orang dengan automation miliknya sendiri:

SaklarYang diizinkan
Create automationsOff menghentikan automation baru; yang sudah ada tetap berjalan.
Edit automationsMengubah jadwal, task, condition, action, atau penerima.
Delete automationsOff membuat user hanya bisa pause. Owner dan Admin tetap bisa menghapus dari Monitor.
Pause and resumeMenghentikan automation sementara dan menjalankannya lagi.
Run nowMenjalankan automation seketika tanpa menunggu jadwalnya.
View historyMelihat kapan setiap automation berjalan dan bagaimana berakhir.

Saklar-saklar ini membatasi user, bukan Anda. Contributor mengelola setiap automation dari Monitor, apa pun yang diatur di sini.


Policy diperiksa dua kali

Policy divalidasi saat automation dibuat atau diubah, dan lagi setiap kali berjalan. Jadi policy yang lebih ketat mengikat automation yang dibuat di bawah policy yang lebih longgar:

Jika Anda mengubahโ€ฆAutomation yang sudah adaโ€ฆ
Minimum Interval menjadi lebih lamaYang berjalan lebih sering dari minimum baru dihentikan dengan alasan yang jelas.
Allowed Actions, menghapus satuKehilangan action tersebut. Jika tidak ada yang diizinkan lagi, automation dihentikan.
Maximum Active Automations ke angka lebih rendahYang terbaru di atas batas di-pause.
Saklar utama ke offDilewati saat jatuh tempo. Tidak ada yang dihapus.

User melihat alasannya pada automation, jadi automation yang berhenti tidak pernah gagal tanpa penjelasan. Lihat Troubleshooting Run.


Titik awal

Tidak ada satu setting yang benar, tetapi ini titik awal yang masuk akal:

SituasiSaran
Mencoba dengan beberapa rekanBiarkan default, tetap izinkan WhatsApp, dan turunkan Maximum Runs per User per Day sampai Anda melihat bagaimana pemakaiannya.
Agent yang sensitif terhadap biayaNaikkan Minimum Interval (misalnya ke 60 menit), turunkan Maximum Active Automations, dan atur Maximum Runs per Automation.
Agent yang tidak boleh mengirim pesan di luar QlarIzinkan hanya Create conversation.
Agent yang datanya berubah lambatAtur Minimum Interval ke satu hari (1440) โ€” tidak ada yang butuh cek per jam untuk angka harian.

Langkah berikutnya

Setelah policy aktif, user bisa mulai membuat automation โ€” lihat Membuat Automation. Untuk melihat apa yang mereka buat, buka Monitor. Untuk daftar ringkas setiap field, lihat Help โ†’ Policy.